KuzzMedia, Ternate - Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair)
Polda Maluku Utara, Sabtu 1 November 2014,
menggagalkan upaya penyelundupan bahan
bakar minyak (BBM) yang diangkut kapal jenis
landing craft tank (LCT) dari Malaysia menuju
Papua.
Patroli kapal KP Abimanyu satuan Dit Polair
Polda Maluku Utara menahan kapal jenis LCT
bernama SJW Pacific atas ketiadaan dokumen
legal atas muatannya saat melintasi perairan
Maluku Utara.
Petugas menemukan kapal yang
berangkat dari Malaysia menuju Papua itu
membawa muatan 50 drum oli, 10 drum gemuk
anti karat, 7 mesin diesel merk Mercy, 3 peti
berisi suku cadang mobil, serta 500 ton BBM
jenis solar.
Petugas kemudian mengamankan dan
menggiring kapal beserta muatannya tersebut ke
Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, untuk
dijadikan barang bukti dalam penyelidikan
lanjutan.
Direktur Polair Polda Maluku Utara, Fauzi Bakti
Muhi, menyatakan bahwa kapal yang berangkat
dari Sibu Serawak, Malaysia, tersebut berhasil
ditangkap pada 1 mil dari perairan Ternate.
"Kapal itu menuju Kota Serui, Povinsi Papua,
yang bermuatan barang tak memiliki dokumen,"
ujar Fauzi.
Dit Polair Polda Maluku Utara kini mengamankan
delapan orang awak kapal dan seorang nakhoda
untuk proses hukum terkait pelanggaran
ketentuan Undang-Undang Kepabeanan, Migas,
dan Pelayaran.
Diduga kapal yang berkapasitas 873 Gross Ton
ini sudah sering melakukan penyelundupan
barang-barang ilegal antarnegara. (tvone/
Firdaus Amar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar